Penyakit Lupus Eritematosus Sistemik

Penyakit lupus eritematosus sistemik (LES) adalah suatu penyakit yang tidak jelas etiologinya, yaitu terjadinya kerusakan jaringan dan sel akibat autoantibody dan kompleks imun yang ditujukan  kepada salah satu lebih komponen inti sel. Pravalensi penyakit ini pada wanita usia masa subur adalah sekitar 1 dari 500. Angka kelangsungan hidup 10 atau 20 tahun masing-masing adalah 75 dan 50% dengan infeksi, kekambuhan lupus, kegagalan organ ujung (end-organ) dan penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama kematian.

Penyakit Lupus Eritematosus Sistemik

Penyakit Lupus Eritematosus Sistemik

Penyakit Lupus

Sejumlah faktor menentukan efek penyakit lupus eritemoatosus sistemik pada hasil akhir kehamilan. Faktor-faktor ini mencakup keadaan penyakit pada permulaan kehamilan, usia dan paritas, penyakit medis atau obstetric lain yang menyertai, dan antibody antifosfolipid. Penyakit Lupus membaik pada sepertiga wanita selama kehamilan, sepertiga lainnya tidak mengalami perubahan, dan sepertiga sisanya memburuk. Selama kehamilan dapat timbul morbiditas atau serositis, tetapi komplikasi yang berkaitan dengan preeklamsia dan sindrom antibody antifosfolipid juga mengkhawatirkan. Secara umum, hasil akhir kehamilan akan lebih baik jika :

Secara umum, hasil akhir kehamilan akan lebih baik jika :

  1. Aktivitas lupus telah mereda selama paling sedikit 6 bulan
  2. Tidak terdapat keterlibatan aktif ginjal yang bermanifestasi sebagai proteinuria atau sakit ginjal
  3. Tidak timbul preeklamsia
  4. Tidak terdapat tanda-tanda aktivitas antibody antifosfolipid.

Lupus neonates adalah suatu sindrom yang jarang yang ditandai oleh lesi kulit-dermatitis lupus  dan berbagai gangguan hematologis dan sistemik dengan derajat bervariasim serta kadang-kadang blok jantung congenital. Lupus kutan, trombositopenis, dan hemolisis autoimun bersifat sementara dan hilang dalam beberapa bulan. Resiko kekambuhan untuk lupus kutan neonates adalah 25 persen.

Antibodi anti-SS-A (Ro)  dan anti SS-B (La) dapat menyebabkan miokardritis difus dan fibrosis di region antara nodus atrioventrikel dan berkas his janin, menimbulkan blok jantung congenital. Akan tetapi pada bayi dan wanita dengan antibody terhadap antigen SSS-A dan SS-B, insidensi aritmia hanya 3 persen. Pada mereka yang terkena, lesi jantung bersifat permanen dan umumnya diperlukan pemasangan alat pacu jantung. Resiko kekambuhan untuk blok jantung congenital adalah 10 sampai 15 persen.

Gejala Penyakit Lupus

Penyakit lupus eritematosus sistemik terkenal memiliki gambaran klinis perjalanan penyakit, dan prognosis yang sangat bervariasi. Gambaran klinis mungkin mula-mula terbatas di satu system organ, dan system organ lain kemudian terkena seiring dengan perkembangan penyakit, atau penyakit  sejak semula melibatkan banyak system organ. Gambaran yang sering ditemukan.

Saat ini penatalaksanaan Penyakit Lupus Eritematosus Sistemik terutama terdiri atas pemantauan kondisi  klinis ibu dan Janis. Dianjurkan evaluasi hematologis berulang dan penialaian fungsi ginjal dan hati untuk mendeteksi perubahan pada aktivivitas penyakit selama kehamilan dan masa nifas.  Beberapa dokter menganjurkan beragam pemeriksaan laboratorium untuk memantau aktivitas lupus dan mendeteksi secara dini kekambuhan lupus. Akan tetapi, laju endap darah sulit diinterpretasikan karena pada kehamilan terjadi hiperfibrinogemia. Meskipun turunnya atau rendahnya kadar komponen kompleen C3, C4, dan CH50, cenderung berakaitan  dengan penyakit aktif, kadar yang tinggi tidak menjamin bahwa tidak terjadi aktivitas penyakit.

Obat Penyakit Lupus

Pemberian obat penyakit lupus adalah :

  1. Kortikosteroid
    Obat penyakit lupus yang satu ini digunakan sebagai salah satu bentuk pengobatan utama untuk pasien kasus SLE. Dan walaupun dihubungkan dengan munculnya laporan mengenai efek samping yang terjadi, namun kortikosteroid merupakan salah satu obat yang saat ini paling banyak digunakan untuk obat antiinflamasi dan juga imunosupresi. Dosis pemberian dari kortiosteroid ini baisanya digunakan dengan bervariasi. Untuk bisa mengurangi dan meminimalisir masalah interpretasi dari pembagian ini maka kemudian dilakukanlah standarisasi yang berdasarkan dengan patofisiologi dan juga farmakokinetiknya.

Rekomendasi pada pemberian obat penyakit lupus untuk penyakit lupus ringan adalah :

  1. Obat penghilang rasa nyeri seperti paracetamol 3 x 500 mg jika memang dibutuhkan.
  2. Obat anti inflamasi non steroidal atau OAINS
  3. Glukokortikoid topikal dalam membantu mengurangi ruam
  4. Klorokuin biasa
  5. Kortikosteroid dengan dosis rendah seperti jenis prednison.

Sedangkan pemberian obat penyakit lupus utuk kasus yang sedang, maka yang digunakan adlaha sama seperti penyakit lupus ringan terkecuali pada pengobatan. Pada kasus penyakit lupus yang sedang maka dibutuhkan beberapa rejimen dari jenis obat-obatan tertentu serta juga mengikuti protokol pada pengobatan yang sudah ada. Misalnya adalah pada kasus serosistis yang refrakter sekitar 20 mg dalam sehari prednison atau juga yang sama.

Pengobatan obat penyakit lupus untuk kasus berat dan mengancam jiwa
Pemberian obat penyakit lupus pada kasus ini hampir sama juga dengan kasus yang ringan terkecuali pada penggunaan jenis obat-obatannya. Pada kasus lupus yang berat maka dibutuhkan obat penyakit lupus seperti :

  1. Glukokortikoud dosis tinggi
  2. Obat imunosupresan atau sitotoksik

Selain itu, terdapat beberapa obat atau terapi lain yang diberikan, yakni adalah :

  1. Intravena imunoglobulin yang paling utama adalah IgG
  2. Plasmaferesis pada pasien dengan kasus sitopeni, krioglobulinemia dan lupus serberitis
  3. Thalidomide
  4. Danzol pada kasus trombositopenia refrakter
  5. Dehydroepiandrosterone atau DHEA yang dikatakan mempunyai streoid sparring effect pada kasus penyakit lupus ringan.
  6. Dapson dan derivat retinoid pada kasus penyakit lupus manifestasi kulit yang mengalami refrakter dengan jenis obat yang lain.
  7. Rituximad atau suatu bentuk monoklonal dari antibodi kimerik yang bisa diberikan pada kasus penyakit lupus yang berat.

Penyakit Lupus Eritematosus Sistemik

Cara Pemesanan Jelly Gamat Obat Penyakit Lupus
Membantu Pengobatan Penyakit Lupus dan Mengurangi Gejalanya

Harga 1 Botol Jeli Gamat Luxor Obat Penyakit Lupus Isi 350 ml = Rp. 235.000,-/botol

cara-pemesanan-cepat

Cara Pemesanan: SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan : Pesan Jeli Gamat Luxor Obat Penyakit Lupus, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap


=====================================

>>> Jeli Gamat Luxor Untuk Mengatasi Penyakit Penyakit Lupus dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Penyakit Lupus and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>